Kurangnya pengujung dari Siswa, Mahasiswa dan di masyarakat membaca buku,

 Berita Info, Nasional

Tangerang, matapost.com

Gedung perpustakaan di Kota Tangerang sangat strategis dan mudah dijangkau, terlebih lagi banyak angkutan umum yang lalu lalang dan transit di depan gedung perpustakaan tersebut.

Gedung ini dekat dengan pusat rekreasi Alun-Alun, dan sesuai jadwal, perpustakaan ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 15.00, baik pada hari Sabtu maupun Minggu.

Setiap pagi, dari Senin hingga Jumat, banyak siswa sekolah dasar yang datang ke gedung perpustakaan tersebut, dan tampaknya mereka datang dengan bus sekolah yang parkir di pinggir jalan.

Akhir-akhir ini, gerbang kantor perpustakaan akan dipenuhi oleh semua siswa sekolah dasar yang ada di sana.

Kemudian, ketika memasuki ruang-ruang perpustakaan, tanpa disadari siswa-siswa tersebut ribut di dalam perpustakaan, dan tentu saja hal itu mengganggu.

Pengunjung lain yang asyik membaca buku, sementara tidak ada peringatan di sekitar perpustakaan seperti “Jangan berisik! Untuk semua tamu di sini!”

Sebenarnya, harus ada petugas atau pustakawan yang mengatur siswa yang masuk ke perpustakaan ini.

Bukan bermaksud berisik, tetapi tampaknya kurangnya persiapan staf untuk mengantisipasinya.

Pertanyaannya, di mana pimpinan pustakawan yang seharusnya mengelola tugasnya?

Ironisnya, pimpinan kantor perpustakaan ini tinggal di gedung lain di dekatnya, dan gedung ini hanya khusus untuk koleksi buku dan lain-lain, dan menurut “wartawan internasional pos”, hal itu.

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang seharusnya memiliki program layanan yang spesifik dan unik.

Program penyambutan siswa seperti pembacaan puisi, orasi sederhana, deklarasi, mendengarkan dongeng dan cerita pendek.

Bercerita, dan masih banyak lagi, sehingga Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang perlu bekerja sama.

“Kerja sama dengan seniman, penyair, penulis, dan jurnalis lokal di Kota Tangerang untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hasil karya dan potensi generasi muda untuk masa depan”, ujarnya.

(Cokih / iis)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan