SINDIKAT NARKOTIKA ANTAR PULAU 5 TERDAKWA WARGA ACEH TERANCAM HUKUMAN SEUMUR HIDUP.

 Hukum, Nasional

Tangerang, matapost.com.

Sindikat narkotika antar pulau disidangkan. Ke 5 terdakwa munawir dan muslih kakak beradik membawa sabu sabu dari Aceh di beli dari Ikbal DPO Jamaludin mengenalkan muslih ke ikbal aebagai pemilik barang sabu sabu 1 kilo seharga 290 juta.

Muslih memghunungi Afrizal di balik papan barang sudah ada minta dp 100 juta.

Afrizal minta duit. Ke Edy sanjayana 100 juta, tetapi hanya memberi 50 juta, setelah barang sampai jakarta munawir dan muslih di tangkap buser narkoba.

Keterangan Munawir dalam peraidangan awalnya disuruh bawa sepatu kerumahnya muslih ke aceh. Kejadian juli 2025.

Brangkat bawa sabu sabu di aembunyikan dalam sepatu, yang naruh sabu di dalam sepatu muslih, ketika dalam oerjalanan di telpon.

Muslih dalam sepatu ada barangnya, Munawir sudah paham kalau barang itu sabu sabu.

Brangkat dari Aceh ber dua naik pesawat citiling. Sampai Bandara sutta tertanhkap. Muslih di telpon, DPO minta barang.

Muslih telpon Rizal menanyakan ada barang g”, rizal ada barang lalu Muslih telpon Jamaludin. Barang di antar orang naik motor ke jamaludin. Mw urut muih jamaludin tau kalau itu sabu sabu seberat 1 kilo.

Setelah barang sampai. Muslih telpon Rizal, lalu di kirim no rekening pemilik barang. Di kirim uang oertama 50 juta yang 50 juta di kirom malam harinya.

Ketika mau antar barang ke pulau jawa Muslih menaruh sabu sabu di sepatu adeknya munawer.

Munawie dan muslih kakak beradik naik travel menuju bandara naik pesawat jam 20 malam menuju medan kualanamu lalu telpon Rizal, dikirim tiket ke Jakarta.

Kluar dari exstray langsung di tangkap. Kerika di introgasi mengaku kalau sabu sabu ada di aepatu yang di pakai

Keterangan jamaludin, ketika masih di aceh muslih menanyakan barang tetapi jawaban dari jamaludin itu urusanmu karna tidak mau terlibat.

Kurir sabu sabu ikbal mengantar barang ke muslih, Jamaludin yang mengambil dari sepeda motor muslih, setelah barang di tes ke aslianya ke orang yang mengetes ternyata asli.

Jamaludin pesan tiket pesawat untuk, Unawir dan muslih

Afrizal pesan barang ke muslih tapi muslih minta dp 100 juta seberat 1 kilo sabu sabu. Afrizal minta duit ke Edy 100 Juta posisi di Kalimantan.

Afrizal di telpon muslih sama munawir dari hotel. Posisi sudah di amankan polisi di Jakarta. Uang sudah di transfer 100 Juta.

Uang Edy 50 juta Uang Afrizal 50 juta sudah di trasfer ke muslih.

Edy, Afrizal datang ke rumahnya mau pinjam uang 100 juta. Edy hanya menyanggupi 50 juta, Edy menggadaikn emas istrinya dapat uang 49 juta.

Edy meminjamin uang ke Afrizal tau kalau uang terawbut buat bayar sabu sabu.

Munawir di janjikan kalau sabu sabu sudah laku akan dapat 25 juta, biasanya kalau barang sudah ternual paling lama 3 hari sudah di kasih ujar munawir polos.

Muslih setelah dapat sabu sabu dari ikbal di sembunyikan di blakang rumah.

Afrizal pakai uang ke Edy tidak pinjam karna akan di kasih barang (sabu sabu) barang kalau sudah sampai kalimantan sabu sabu akan di berikan ke Edy.

Harapan Afrizal akan di kasih ke untungan penjualan sabu sabu dari Edy. Tiket pesawat untuk munawir dan muslih Afrizal yang membelikan tiket.

Munawir tidak kenal Edy panjayana. Muslih pernah ketemu sekali denganEdy panjayana.

Muslih tidak pernah berkomunikasi dengan terdakwa pemodal Edy panjayana.

Afrizak transfer dua kali 50,50 lalu 6 juta buat trasfortaasi. Jamaludin pernah bertemu Edy panjayana, Afrizal minta duit ke Edy panjayana di kasih oleh Edy 50 juta.

Muslih transfer uang ke ikbal 100 juta uang muslih yang di trasfer oleh Afrizal.

Aftizal pakai uang Edy oanjayana karna kalau barang itu sudah sampai akan di berikan ke Edy ujar Afrizal jelas.

Munawir membantah kalau barang itu punya Jamaludin. Karna barang ini sudah di dp ke ikbal.

Berarti barang ini milik ikbal lanjut munawir. Edy panjayana dan Afrizal di tangkap polisi di balik papan, jamaludin di Tangkap di Aceh.

Sedangkan munawie dan kakaknya muslih di tangkap di Bandara sutta.

Munawir 3 kali jual sabu sabu sedangkan muslih sudah 4 kali jual sabu sabu ke Afrizal langsung je kalimantan. Setiap kirim munawer di Kasih uang 25 juta.

Jamaludin sudah 3 kali membeli sabu sabu partai besar Afrizal membeli sabu sabu sama Muslih sudah 3 kali.

Modal pertama dari Edy Ke dua 50-50 kekuranganya pembayaran Edy. Setiap barang sampai langsung di ambil oleh Edy panjayana, Edy membenarkan kalau sudah beberaoa kali pesan sabu sabu ie Afrizal.

Setelah sabu sabu sampai tangan Edy di jual. Lagi ke Wandy seharga 650 juta sudah ada orang yang membeli.

Hakim anggota Rahman Raja guguk merasa aneh, sudah 4 kali lolos dari Bandara membawa sabu sabu. Kalian ini bisnis narkoba sudah sindikat ujar hakim anggota

(Redmatapost.com)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan