Saleh Partaonan Daulay dari Fraksi PAN Anggota DPR-RI menilai, bahwa memberikan aturan pada Rakyat harus di barangi

 Nasional, News, Politik

Jakarta, matapost

Saleh Partaonan Daulay dari Fraksi PAN Anggota DPR-RI menilai, bahwa memberikan aturan pada Rakyat harus di barangi dengan Dampaknya. Apalagi Aturan yang sering menyiksa rakyat adalah perekonomian.

Lanjut ia katakan, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai langkah pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 harus dibarengi dengan penyempurnaan berbagai kebijakan lainnya.

Sedangkan Kebijakan aturan bertolak belakang, bila mana aturan yang di buat lalu berikan kemudahan pada rakyat, sehingga rakyat tidak tersiksa.

“Paling tidak harus diupayakan bagaimana agar masyarakat patuh dan taat terhadap semua aturan yang diterapkan. Penegakan kedisiplinan harus dilakukan secara tegas dengan cara-cara humanis,” kata Saleh dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia menilai perpanjangan PPKM tersebut juga harus diiringi dengan pemberian bantuan sosial dan subsidi bagi masyarakat terkena dampak pandemi COVID-19.

Menurut dia, kebijakan PPKM telah membawa dampak tidak baik bagi perekonomian masyarakat karena banyak anggota warga yang usahanya terganggu sehingga penghasilan menurun dan kebutuhan rumah tangganya tidak tercukupi.

“Jaring pengaman sosial dalam bentuk bansos dan subsidi harus disalurkan secara baik dan tepat sasaran. Daerah-daerah yang memberlakukan kebijakan PPKM harus segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat secara merata dan berkeadilan,” ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu juga meminta pemerintah memperbaiki layanan kesehatan seperti ruang inap, alat kesehatan, obat-obatan, tenaga medis, dan tenaga kesehatan penunjang lainnya.

Saleh menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah mengevaluasi pelaksanaan PPKM level 4 yang telah dilaksanakan misalnya terdapat penurunan orang yang terpapar COVID-19, tingkat hunian rumah sakit turun, orang yang sembuh bertambah, dan yang meninggal dunia semakin sedikit. (Netty/henry/mp/ant)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan